Pikiran dan Perasaan

Share tentang Novel#1 “Sebuah Bukit dan Satu Pohon di Atasnya”

Alhamdulillah…

Bersyukur akhirnya terbit juga novel pertama saya. Walaupun novel ini bukan novel pertama yang berhasil saya selesaikan, tetapi novel ini adalah novel pertama yang insyaAllah akan beredar di toko-toko buku.

                                  Ini penampilan covernya

Walaupun judulnya tentang bukit, novel ini bukan bercerita tentang perbukitan atau cara menanam pohon di atas bukit ya, 🙂

Judul “Sebuah Bukit dan Satu pohon di Atasnya” adalah penggambaran mimpi dari si tokoh utama yang bernama Ashlie. Gadis asal Selandia Baru ini, tepatnya di desa Matamata adalah seorang anak penggembala domba. Ayahnya sudah mengurus domba-domba milik keluarga Alexander bahkan sebelum ia lahir. Nah, karena pekerjaan ayahnya itu, Ashlie pun tinggal di sebuah desa dengan hamparan bukit hijau nan indah bersama ribuan domba-domba milik majikan ayahnya.

Masa kecilnya ia habiskan untuk bermain di sekitar bukit bersama domba-domba itu. Ia pun akhirnya mengenal seorang anak laki-laki bernama Arthur, yang tak lain adalah anak majikan ayahnya. Persahabatan dan kedekatan mereka sejak kecil, menimbulkan perasaan lain di hati Ashlie. Ia pun memimpikan suatu hal yang sangat rahasia, yang hanya dia ungkapkan dalam kalimat “Sebuah Bukit dan Satu Pohon di Atasnya.”

Sayangnya saat itu, ia tidak menyadari, bahwa waktu bisa merubah segalanya. Ketika beranjak dewasa, segalanya mulai berbeda. Apalagi ketika Arthur memutuskan untuk kuliah di kota Auckland dan meninggalkan Matamata. Kehilangan pun mulai mewarnai kehidupan mereka berdua dan menyebabkan segalanya semakin berbeda.

Hingga suatu ketika, Ashlie pun mulai percaya bahwa mimpinya tak akan pernah terwujud lagi. Dan ia pun memutuskan untuk menghapus kata itu dari hidupnya. Melupakan setiap mimpi-mimpi yang pernah ia ukir dalam hidupnya, dan menjalani kehidupan barunya, tanpa mimpi.

Hingga kemudian, sosok lain pun mulai muncul dalam hidupnya. Mulai dari Arvin, pria yang juga bekerja untuk tuan Alexander , yang akhirnya selalu ada untuk hidupnya, hingga sosok Damar, seorang pelajar dari Indonesia yang berusaha untuk mengembalikan kata mimpi itu ke kehidupannya.

Sebuah novel yang mengisahkan tentang cinta pertama, persahabatan, kesetiaan, harapan dan mimpi…. untuk melihat “Sebuah bukit dan Satu Pohon di Atasnya.”

“Aku membayangkan sebuah bukit dan sebatang pohon sebagai lambang kesetiaan. Bagaimana pohon itu begitu setia pada bukit hingga ia memutuskan untuk meneduhi bukit itu seumur hidupnya.”

Di dalam novel ini, juga banyak di kisahkan tentang Desa Matamata, makanan khas suku Maori yang hidup di Selandia baru hingga kepercayaan suku tersebut terhadap Dewa Mereka.

 Ini desa Matamata, Selandia Baru yang juga jadi tempat syuting The Lord of The Ring dan The Hobbit

 Ini Hangi, makanan Khas suku Maori, Selandia Baru

Ini kampusnya Tuan Arthur di Auckland

Ini, Pavlova yang bikin ngiler

Selamat membaca dan menikmati indahnya Selandia Baru, ^_^

Baca juga quote novelnya disini ==>>  https://airaarsitha.wordpress.com/2014/03/01/quotes-from-my-novel-sebuah-bukit-dan-satu-pohon-di-atasnya/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s